10 Isi Kontrak Politik Ahok dengan PDI-P
Setelah diumumkannya Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dengan Djarot Saiful Hidayat bakal cagub dan bakal cawagub dari PDI-P, mereka diwajibkan menandatangani kontrak
politik.
Sebelum Ahok-Djarot maju ke altar, mereka
ditanya kesiapan untuk menjalankan sesuai dengan kontrak politik.
"Pak Basuki apakah bersedia? Pak Djarot
apakah bersedia," kata Ketua DPP PDI-P Andreas Hugo
Pareira, Selasa (20/9/2016).
"Bersedia," ujar Ahok.
Ahok dan Djarot kemudian menandatangani
secarik kertas berisikan Dasa Prasetya yang harus diselesaikan oleh mereka,
untuk memimpin DKI Jakarta dalam lima tahun ke depan.
Untuk diketahui Dasa Prasetya berarti sepuluh
janji kesetiaan yang berisi 10 (sepuluh) butir pemikiran kebangsaan mengenai
usaha pemberdayaan dan pemerataan kesejahteraan rakyat.
Begini isinya :
1.
Menegakkan
Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pancasila, dan UUD 1945, serta menjaga kebhinekaan
bangsa
2.
Memperkokoh
kegotong-royongan rakyat dalam memecahkan masalah bersama.
3.
Memperkuat
ekonomi rakyat melalui penataan sistem produksi, reforma agraria, pemberian
proteksi, perluasan akses pasar, dan permodalan.
4.
Menyediakan
pangan dan perumahan yang sehat dan layak bagi rakyat.
5.
Membebaskan
biaya berobat dan biaya pendidikan bagi rakyat.
6.
Memberikan
pelayanan umum secara pasti, cepat, dan murah.
7.
Melestarikan
lingkungan hidup dan sumber daya alam, serta menerapkan aturan tata ruang
secara konsisten.
8.
Mereformasi
birokrasi pemerintahan dalam membangun tata pemerintahan yang baik, bebas dari
praktek korupsi,kolusi, dan nepotisme.
9.
Menegakkan
prinsip-prinsip demokrasi partisipatoris dalam proses pengambilan keputusan.
10.
Menegakkan
hukum dengan menjunjung tinggi azas keadilan dan hak asasi manusia.
( http://megapolitan.kompas.com/)
Artikel keren lainnya:
Belum ada tanggapan untuk "10 Isi Kontrak Politik Ahok dengan PDI-P"
Post a Comment